Kain sarimbit batik tulis sogan (+Selendang)
Jenis Kain: Batik
Nama Motif: Motif Ceplok
Makna Motif: Motif Ceplok dikenal dengan pola geometris yang tersusun rapi dan berulang, melambangkan keteraturan, keseimbangan, dan keharmonisan hidup. Susunannya yang simetris merepresentasikan tatanan kehidupan yang dijalani dengan kesadaran, keteguhan nilai, dan kedisiplinan laku. Dalam makna filosofis, Ceplok dimaknai sebagai simbol kestabilan batin dan keadilan. Motif ini mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan antara lahir dan batin, antara hak dan kewajiban, serta antara kepentingan pribadi dan kebersamaan. Batik tulis bermotif Ceplok menjadi simbol doa agar pemakainya senantiasa hidup tertata, berpijak pada nilai luhur, serta mampu menjaga harmoni dalam setiap peran kehidupan dengan sikap yang tenang dan bermakna.
Jenis Bahan: Katun * * *
Ukuran: 270 x 110 cm
Jenis Pewarnaan: Pewarna Alam
Teknik Pembuatan Kain: Tulis
Profil UMKM
Batik Walang Kekek didirikan oleh Ester Wulandari, putri menantu Maestro Keroncong Indonesia, Ibu Waldjinah, sebagai wadah untuk menyalurkan kecintaan beliau terhadap batik. Di usia senja, Ibu Waldjinah tetap aktif melestarikan batik melalui edukasi kepada generasi muda. Tumbuh dalam keluarga seniman batik dengan lebih dari 500 motif langka peninggalan leluhur sejak awal 1900-an, Ibu Waldjinah memilih merawat dan menghidupkan kembali warisan tersebut bersama Ester Wulandari, menjadikannya karya batik yang autentik dan penuh nilai sejarah di bawah nama Batik Walang Kekek.
Menu Website



batikwalangkekek
batik.walangkekek
Whatsapp